Pada lini pelletisasi dua tahap, proses peleburan dan pembentukan tekanan ditangani secara terpisah. Tahap kedua pelletisasi berfungsi untuk stabilisasi lelehan, degassing, dan filtrasi. Hal ini meningkatkan konsistensi material serta menghilangkan kotoran yang umum ditemukan pada regrind ABS dan PS.

Perbedaan utama antara lini pelletisasi terletak pada susunan dan pembagian unit screw. Lini satu tahap menyelesaikan seluruh proses dengan satu screw, sedangkan lini dua tahap dan tiga tahap memisahkan proses peleburan, degassing, dan kontrol tekanan ke dalam bagian yang berbeda. Konfigurasi ini dipilih berdasarkan karakteristik material dan kebutuhan proses, bukan berdasarkan tingkatan performa.

Dengan menggunakan lini pelletisasi dua tahap yang dikombinasikan dengan filtrasi efisien, pendaur ulang dapat menghasilkan pelet yang bersih dan stabil, sehingga memenuhi kebutuhan pembentukan untuk pot tanam pertanian.